Rabu, 13 Agustus 2014

Kritik sang Figur Pemenang Pilpres 2014 - 2019


Indonesia dengan bangganya telah melakukan pesta demokrasi yang dklaim sebagian dari mereka sukses dan tertib tanpa ada kendala dan masalah, dari pesta demokrasi inilah kita mendapatkan pemimpin yang terpilih atas dasar suara terbnyak yaitu figure Ir. Jokowidodo dan H. M. Jusuf kalla, sebagai seorang warga negara yang baik mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus menerima hasil PEMILU Presiden tersebut.. dan yang terpilih itulah presiden kita selama 5 tahun kedepan.

             Berbicara seputar politik artinya kita berbicara seputar 3 hal yang pertama momentum, yang kedua mesin partai, dan terakhir adalah figure atau sosok seorang pemimpin, nah ketiganya merupukan tolak ukur, dasar bagi kita dalam menilai elektabilitas seorang pemimpin.. berbicara tentang ketiga hal diatas  bagi seorang Ir.Joko Widodo bukanlah hal yang sulit, realitas perpolitikan yang ada di Indonesia hari ini sangat bergantung pada media sebagai alat atau psarana yang kemudian menjadi sumber informasi bagi masyarakat,.. dengan sarana media yang berada dan pro terhadap jokowi ketiga hal ini buknlah hal yang sulit.. mari kita menjaba menganalisis informasi berkenaan Ir. Jokowi di beberapa media, dari bangun tidur hingga tidurnya kembali sang figure ini terus dliput media, begitu banyak peliputan seputar figure jokowi untuk apa..?? hanya untuk membangun maindset dan doktrin akan citra yang diperuntukkan bagi masyarakat..


         Bukankah kita selalu memimpikan pemimpin yang bertanggung jawab, paham akan kondisi kekiniian bangsa hari ini, tegas, berwibawa, dan sedikit wajah yang tampan dan kharismatik,. Sosok ataupun figure seorang jokowi memang adalah figure yang paham akan kondisi kekiniian bangsa, cumin ketika berbicara tentang tanggung jawab, ketegasan, dan wajah tampan, sabar dulu,.. pertanyaan sederhana bagi seorang jokowi adakah bentuk pertanggung jawaban dia sebagai seorang pemimpin ketika dia memimpin suatu daerah,.. kasus solo, ketika pemerintahan periode kedua belum usai  maju menjadi gubernur Jakarta, dijakarta lagi-lagi periode kepengurusan Jakarta belum selesai  malah dengan santainya maju menjadi presiden.. inikah yang dikatakan pemimpin yang bertanggung jawab ataukah justru pemimpin yang tak lebih dari binatang yang rakus akan kekuasaan..
Saya terkadang bingung melihat mereka yang mengidolakan seorang sosok pemimpin yang secara kasat mata tak mampu bertanggung jawab,.. tpi inilah wajah demokrasi hari ini one man one vote 

Suara rakyat adalah suara tuhan,..  

Saya sempat berfikir bahwa ada beberapa figure penjilat dibalakang sosok jokowi dan jusuf kalla, semisal megawati sokarno putrid yang menjadi DON, yang membackup si jokowi pada saat maju dalam pemilihan presiden kemarin, konyolnya adalah pada saat ibu megawati ini menjabat ibu negara berapa banyak kerang yang dia buka untuk memasukkan investor asing di negeri ini….?? Jangan jelaskan padaku nominalnya, cukup jelaskan pada mereka bagaimana mempertanggung jawabkan hal itu, disisi lain dia dengan bangganya meneriakkan nasonalisasi asset negara,, waw..?? inikan konyol.

           Terlepas daripada semua ini, mari kita sama-sama mengevaluasi tiap jengkal kinerja sang presiden terpilih, semoga apa yang sebagian besar rakyat amanahkan dan percayakan pada dirinya dapat membuat rakyat bangga, tersenyum, dan tak ada lagi tangis kesedihan akan kerinduan hidup yang sejahtera dan berkeadilan. Karena bukankah NKRI (Negara KeSATUan Republik IndONEsia) indonesia bukan negara menDUA dan tidak untuk DiDUAkan... indonesia adalah negara degan begitu banyak perbedaan baik suku, bahasa, warna kulit dll, tpi degan adanya PANCASILA sebagai falsafah hidup bernegara itu yg kemudian mampu mnjadi perekat dn mnciptakan KeberSATUan dalam hidup berbangsa dan bertanah air.. "bhineka tunggal ika" berbeda-beda Tpi tetap SATU.. Dan bagi kalian yg lebih memilih MenDUA dn tak ingin BerSATU artinya kalian telah berkhianat terhadap pancasila...!!!  terkhir rakyat mesti paham bahwasanya begitu bnyak pemimpin yang seolah demokratis, nasionalis, dan punya semangat patriotisme... Tpi sayang mereka tak lebih dari seorang PENGKHIANAT yg sok jdi pahlawan yg menutupi kemunafikan degan modal PENCITRAAN'...


#Selamat Kepada Presiden Terpilih 2014 - 2019

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa