Jumat, 05 Juni 2015

Salah Jurusan Hingga Kini

 
Tampak Atas SMK PGRI 1 Ngawi


Why mechanical engineering?

Kenapa mesti teknik mesin? 

Mau bikin bengkel ya?

Bau asap donk?



Dulu waktu merubah sebuah impiannya memang begitu berat karena di tempat ini detik ini harus memutuskan tanpa meminta pertimbangan yang lebih dari orang tuanya akhirnya memilih jurusan teknik pemesinan karena saat pendaftaran di sebuah SMK PGRI 1 Ngawi tidak jauh dari sekolahan yang dulu hanya di berikan pilihan yaitu jurusan teknik bangunan, teknik listrik, teknik pemesinan dan teknik teknologi dan jaringan. Apa yang sudah di rencanakan sebelumnya pada nyatanya berbeda memang impian untuk memasuki di dunia teknik teknologi dan jaringan masih terbuka lebar agaknya tempat yang di tuju sudah berbeda dengan rasa tepaksa serta harus berlapang dada untuk keluar jalur dan memasuki memang yang tidak di harapkan tetapi ya harus di jalani. Kalau melihat latar belakang keluarga terutama sang bapak sudah lebih dulu terjun di teknik pemesinan kemungkinan hal itu di wariskan.

Awal masuk sekolah memantapkan niatnya dahulu dan agaknya memang berat memasuki kelas pertama karena di dahului dengan lika-liku perjuangan dari belajar las asitelin maupun las listrik dan harus setahun lamanya untuk mengikir dikit demi sedikit besi yang berbentuk bulat. Karya pertama pada waktu itu adalah membuat palu dan cangkul kecil perjuangan untuk membuatnya tak mudah memang maka dari itu menghargai sebuah karya pertamanya itu. Kemudian extrakulikuler adalah organisasi yang harus dilalui oleh siswa baru, berniat ingin ikut sebuah SIPALA tetapi semua juga harus pupus di tengah jalan mau tidak mau pilihan itu jatuh di PRAMUKA. Akhir semester pun tiba agaknya tidak bisa mendapatkan nilai yang cukup memuaskan karena ketatnya sebuah persaingan dan memang tidak menyukai pelajaran yang berbau eksak (Hitungan), dahulu waktu di sekolahnya mendapatkan guru yang sangat amat keras membuat sulit untuk memahami dan tidak adanya bimbingan dari orang tuanya sangat di sayangkan memang tidak ada kesadaran yang hanya melepas belajar dengan sendiri. Selesai pengambilan rapot oleh orang tuanya dapat sebuah kamarahan yang di lontarkan dengan asal ngomong saja. 


Dengan modal itu di 2 tahun berikutnya dapat membuktikan kepada kedua orang tuanya dapat nilai yang terus memuaskan. Faktor lain yang menyebabkan hal itu salahnya jalur yang di lalui akhirnya membuat semakin cinta dengan dunia teknik pemesianan dan membawa sampai saat ini masih setia untuk mengenyam pendidikan lagi serta mempelajari teknik mesin. Agaknya bersyukur dengan pencapaiannya sekarang ini dan berterima kasih kepada impiannya walaupun tidak bisa diraihnya tetapi banyak perjuangan yang telah di laluinya.   Pernah ketika menyesali sebuah pilihan yang telah diambilnya di sebabkan berikut:


  1. Materi pelajaran maupun kuliahnya termasuk jajaran kelas berat di SMK PGRI 1 Ngawi ( you must kill the monster thermodynamics, mekanika, mechatronic, conversion energy, etc, or you die ).
  2. Pelit dalam memberikan sebuah nilai pernah mendapatkan nilai jelek pula yang harus meremidi nilai-nilai itu.
  3. Tidak ada ceweknya. ini yang paling krusial pernah teman hanya mencari untungnya saja yang beberapa kurangnya bahan referensi tidak membantu hanya menyuruh.
  4. Lulus tepat waktu itu penuh syukur dulu sekarang katanya tidak bisa tetapi semoga bisa tepat waktu.
  5. Ketelitian tingkat dewa kesalahan sedikit dalam melakukan praktikum bisa membuat fatal harus berhati-hati.

Sebenarnya ada perbedaan persepsi antara opini masyarakat dengan apa itu teknik mesin sebenarnya. Seorang sarjana teknik mesin bisa saja dia tidak mengerti bila mesin mobilnya rusak. Tidak salah orang-orang bilang lulusan Teknik Mesin bisa kerja di bengkel, pabrik, berlumuran oli dan keringat. Tapi kenyataannya lulusan Teknik Mesin kebanyakan bekerja belakang meja ( sebagai engineer, operator, maintenance planner, designer), di balik komputer. Pada dasarnya, apa yang dipelajari di Teknik Mesin adalah hal yang sama dengan apa yang dipelajari di Fisika pada saat SMK dahulu teknik mesin menekankan pada ilmu mekanika serta penerapannya dalam kehidupan.

Di Teknik Mesin kalian akan menemukan apa yang namanya pelajaran atau matakuliah yang nama sangat asing  Thermodinamika, Mekatronika, Proses Manufaktur, atau Mesin Konversi Energy. Semua penderitaan di Teknik Mesin sebenarnya dibayar ketika lulus. Lulusan teknik mesin akan senyam senyum sendiri ketika datang ke sebuah OJT/ jobfair. Tulisan bachelor degree of Mechanical Engineering nongkrong di Semua di perusahaan bonaft di Oil Company, Mining, Manufaktur, dlsb.


Kalau mengingat-ingat dulu waktu sekolah bareng sekarang malah senyum sendiri melihat teman seperjuangannya angkatan berserakan di Halliburton, Total E&P,Medco, Badak LNG, Astra, McDermott, Pertamina,, Freeport, Rekayasa Industri, IKPT, General Electric, Conoco Philips, British Petroleum, KPC, , maupun menyambung kuliah di berbagai kampus yang ada di indonesia maupun di luar negeri.

.............Bersambung.........

Jakarta, 06 Juni 2015
Tertanda Diri Masa kini



Oky Taqwin Abadi

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa