Why mechanical engineering?
Kenapa mesti teknik mesin?
Mau bikin bengkel ya?
Bau asap donk?
Dulu
waktu merubah sebuah impiannya memang begitu berat karena di tempat ini detik
ini harus memutuskan tanpa meminta pertimbangan yang lebih dari orang tuanya
akhirnya memilih jurusan teknik pemesinan karena saat pendaftaran di sebuah SMK
PGRI 1 Ngawi tidak jauh dari sekolahan yang dulu hanya di berikan pilihan yaitu
jurusan teknik bangunan, teknik listrik, teknik pemesinan dan teknik teknologi
dan jaringan. Apa yang sudah di rencanakan sebelumnya pada nyatanya berbeda
memang impian untuk memasuki di dunia teknik teknologi dan jaringan masih
terbuka lebar agaknya tempat yang di tuju sudah berbeda dengan rasa tepaksa
serta harus berlapang dada untuk keluar jalur dan memasuki memang yang tidak di
harapkan tetapi ya harus di jalani. Kalau melihat latar belakang keluarga
terutama sang bapak sudah lebih dulu terjun di teknik pemesinan kemungkinan hal
itu di wariskan.
Awal
masuk sekolah memantapkan niatnya dahulu dan agaknya memang berat memasuki
kelas pertama karena di dahului dengan lika-liku perjuangan dari belajar las
asitelin maupun las listrik dan harus setahun lamanya untuk mengikir dikit demi
sedikit besi yang berbentuk bulat. Karya pertama pada waktu itu adalah membuat
palu dan cangkul kecil perjuangan untuk membuatnya tak mudah memang maka dari
itu menghargai sebuah karya pertamanya itu. Kemudian extrakulikuler adalah
organisasi yang harus dilalui oleh siswa baru, berniat ingin ikut sebuah SIPALA
tetapi semua juga harus pupus di tengah jalan mau tidak mau pilihan itu jatuh
di PRAMUKA. Akhir semester pun tiba agaknya tidak bisa mendapatkan nilai yang
cukup memuaskan karena ketatnya sebuah persaingan dan memang tidak menyukai
pelajaran yang berbau eksak (Hitungan), dahulu waktu di sekolahnya mendapatkan
guru yang sangat amat keras membuat sulit untuk memahami dan tidak adanya
bimbingan dari orang tuanya sangat di sayangkan memang tidak ada kesadaran yang
hanya melepas belajar dengan sendiri. Selesai pengambilan rapot oleh orang
tuanya dapat sebuah kamarahan yang di lontarkan dengan asal ngomong saja.
Dengan modal itu di 2 tahun berikutnya dapat membuktikan kepada kedua orang
tuanya dapat nilai yang terus memuaskan. Faktor lain yang menyebabkan hal itu
salahnya jalur yang di lalui akhirnya membuat semakin cinta dengan dunia teknik
pemesianan dan membawa sampai saat ini masih setia untuk mengenyam pendidikan
lagi serta mempelajari teknik mesin. Agaknya bersyukur dengan pencapaiannya
sekarang ini dan berterima kasih kepada impiannya walaupun tidak bisa diraihnya
tetapi banyak perjuangan yang telah di laluinya. Pernah ketika menyesali sebuah pilihan yang
telah diambilnya di sebabkan berikut:
- Materi pelajaran maupun kuliahnya termasuk jajaran kelas berat di SMK PGRI 1 Ngawi ( you must kill the monster thermodynamics, mekanika, mechatronic, conversion energy, etc, or you die ).
- Pelit
dalam memberikan sebuah nilai pernah mendapatkan nilai jelek pula yang
harus meremidi nilai-nilai itu.
- Tidak
ada ceweknya. ini yang
paling krusial pernah teman hanya mencari untungnya saja yang beberapa
kurangnya bahan referensi tidak membantu hanya menyuruh.
- Lulus
tepat waktu itu penuh syukur dulu sekarang katanya tidak bisa tetapi
semoga bisa tepat waktu.
- Ketelitian
tingkat dewa kesalahan sedikit dalam melakukan praktikum bisa membuat
fatal harus berhati-hati.
Sebenarnya
ada perbedaan persepsi antara opini masyarakat dengan apa itu teknik mesin
sebenarnya. Seorang sarjana teknik mesin bisa saja dia tidak mengerti bila
mesin mobilnya rusak. Tidak salah orang-orang bilang lulusan Teknik Mesin bisa
kerja di bengkel, pabrik, berlumuran oli dan keringat. Tapi kenyataannya lulusan
Teknik Mesin kebanyakan bekerja belakang meja ( sebagai engineer,
operator, maintenance planner, designer), di balik komputer. Pada
dasarnya, apa yang dipelajari di Teknik Mesin adalah hal yang sama dengan apa
yang dipelajari di Fisika pada saat SMK dahulu teknik mesin menekankan pada
ilmu mekanika serta penerapannya dalam kehidupan.
Di
Teknik Mesin kalian akan menemukan apa yang namanya pelajaran atau matakuliah
yang nama sangat asing Thermodinamika,
Mekatronika, Proses Manufaktur, atau Mesin Konversi Energy. Semua penderitaan
di Teknik Mesin sebenarnya dibayar ketika lulus. Lulusan teknik mesin akan
senyam senyum sendiri ketika datang ke sebuah OJT/ jobfair. Tulisan bachelor
degree of Mechanical Engineering nongkrong di Semua di perusahaan bonaft
di Oil Company, Mining, Manufaktur, dlsb.
Kalau
mengingat-ingat dulu waktu sekolah bareng sekarang malah senyum sendiri melihat
teman seperjuangannya angkatan berserakan di Halliburton, Total E&P,Medco,
Badak LNG, Astra, McDermott, Pertamina,, Freeport, Rekayasa Industri, IKPT,
General Electric, Conoco Philips, British Petroleum, KPC, , maupun menyambung
kuliah di berbagai kampus yang ada di indonesia maupun di luar negeri.
.............Bersambung.........
Jakarta, 06 Juni 2015
Tertanda Diri Masa kini
Oky Taqwin Abadi


0 komentar:
Posting Komentar