Rabu, 30 Maret 2016

Nasib Sial Pagi Hari

Niatnya ngambil paket barang eh harus sedekah polisi.
Awalnya rencana ngambil barang sore kemaren entah kenapa harus di pending karena kerjaan memang menumpuk tanpa adanya kian henti sore itu masuk order hampir lebih 8 kg harus diselesaian esok hari. Sampai pagi tadi pun baru selesai orderannya.

Selesai dengan orderan mengajak hilda yang berada di lantai 2 membantu roni sedang mengerjakan sablon, iya dia lagi banjir order untuk mengerjakan hampir 20an kaos yang itu dia kerjakan sendiri pula tak ada bedanya dengan saya.hahaha

Negosiasi sedikit dengan roni mengenai rencana pagi itu keliatan sekali dia sibuk tak bisa diganggu oleh siapa pun akhirnya memutuskan mengajak hilda memang dia cuman bantu saja gak banyak kerjaan. Setelah aku tawarin alhamdulillah dia mau tak ajak untuk ngambil barang.

Mulai muncul masalah ya? sebelum berangkat tanda - tanda sudah mulai muncul dengan dompet lupa naruhnya, sudah tak cari kemana mana, tetep aja gak ketemu dompetnya. Merenung sebentar akhirnya dengan izin Alllah menuntun barang itu ketemu di celana. Celana itu berada diatas samping roni. Setelah dompet ketemu sambil jalan minum air (sekalian beli nasi). Rencana hambis ngambil barang di putuskan untuk beli nasi pecel.

Akhirnya berangkat dengan semangat 45 menuju alamat cargo dakota yang arah rampal, saat masuk menanyakan pada mbak mbak admin katanya barangnya masih berada di singosari di gudangnya, langsung saja cabut untuk menuju kesana.

Dari kejauhan arah nampak banyak polisi berada di pertigaan lampu merah kantor bentoel, firasat sudah menujukkan ada yang gak enak benar saja sampai disana masuk kedalam gudang cargo inilah percakapannya:

Note : A: admin dan O: Oky

O: " Permisi selamat pagi.."

A: Iya, Silahkan ada yang bisa saya bantu?

O: Mau menanyakan barang pak.."

A: Bisa minta nomor resinya mas?

O: Iya pak ini, 437***0

A: Barangnya sudah keluar.

O: Keluar kemana pak?

A: Iya dianter ketempat mas,

O: Dalam hati (Sial jauh jauh barang gak ada)

A: Nomor resinya bener ini kan mas, 437***0

O: Terima kasih pak


Dengan sedikit hati kesal langsung aja cabut dari kantornya untuk pulang ke rumah dinas (kantor), setelah berjalan beberapa meter emang sedikit lupa kalo ada polisi yang sudah siap menerkam ! Saat itu kunci helm gak tak pakai akhirnya lewat samping kiri mobil sambil benerin mobil ternyata eh sudah dicurigai. Benar saja mau lewat stopan lampu merah sudah diberhentikan dulu. Dalam hati pun SialLlLLlLlLlL

Nasi sudah menjadi bubur sudah berhenti pula, datanglah seorang polisi dengan sedikit senyuman yang amat sadis dan percakapan pun dimulai:

Note: P: Polisi dan O: Oky

P: Selamat pagi mas, bisa liat surat suratnya

O: Dengan PDnya iya pak sambil merogoh dompet yang ada disaku, ini pak!

P: Bisa liat SIMnya mas?

O: Firasat sudah mulai tak enak pas cari - cari dompet gak ketemu SiaAaallLl

P: Coba cari lagi mas.

O: Dengan sedikit gugup dan gak ketemu pula.

P: Hara....Hara...Hara. Abis dari mana mas?

O: Ngambil paket pak.

P: Bisa liat Ktp. Tinggal dimana?

O: Ini pak, di pondok pak.

P: Pondok mana?

O: Di Alhikam

P: Gak punya sim jangan sepedaan lee

O: Maaf pak ketinggalan di pondok buru -buru

P: Yowes ikut bapak kedalem

O: Oke pak

Di dalam kantor pun terjadi percakapan dengan polisi lainnya:

P: AE ini madiun mana?

O: Ngawi pak

P: Tinggal dimana le?

O: di pondok alhikam

P: Ini isi suratnya, sidang di kepanjen kalo gak sidang 100rb

O: Dengan sedikit kesal gak bisa kurang itu pak? Wajah sedikit melas

P: Berani nitip berapa?

O: 50 ribu pak.
 
P: Yowes mana mana? Wajah sedikit gak tega

O: Uang pun keluar dengan recehan 2ribuan

P: Gak punya uang le. Dengan sedikit sombongnya

O: Iya pak gak ada uang kok ini.

P: Jangan diulangin lagi ya.

O: Siap pak.

Tanpa perlu berlama lama akhirnya meninggalkan kantor dan pulang. Dengan sedikit trik negosiasi berhasil tanpa mengeluarkan banyak uang berkat pengalaman yang pernah di alamin dulu itulah namanya negosiasi. Nanti kapan kapan akan tuliskan nanti trik negosiasi lain OooPPpss nanti hanya untuk calon pengusaha saja.
Bagi yang takut duluan dilarang membaca karena bisa mengakibatkan ketularan virussnya.

Walaupun sial pagi itu tetapi banyak hikmah positif diantaranya berhasil closing negosiasi dengan pak polisinya. Tanpa waktu lama hanya dengan 5 menit saja. Sekian untuk cerita sedih pilu, senang, dan bahagia semoga bermanfaat. Bye.... Bye


Singosari, 30 - 03 - 2016
Calon Pengusaha,


@Okytaqwin

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa