Senin, 14 Maret 2016

Macet Terus Macet




Macet sebuah kata yang amat fenomenal karena macet menjadi salah satu problematika hidup saat ini bisa saja disebabkan oleh kendaraan, manusia, pembangunan yang teramat fatal tak terkelolanya dengan baik, perlunya campur tangan untuk dapat membenahi persoalan ini dari sekian tahun lamanya.

Tapi macet kali ini yaitu macet dalam mengerjakan skripsi, sebuah skripsi suatu kewajiban yang harus di tempuh oleh setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya, kenapa macet? beberapa faktor yang menghambat macet datang dari keluarga, datang dari teman, datang dari dosen dan masih banyak lainnya.

Sampai saat ini macet masih menjadi problematika yang masih belum menemukan titik temunya, padahal kawan pada rajinnya menggarap skripsi sedangkan aku asyik ngembangin usaha dahulu, memang betul saat ini aku mencoba berwirausaha kembali.

Yang sebelumnya belum bisa MOVE ON akibat pukulan yang amat keras dilontarkan pada semester 2, iya saat itu semangat untuk menjadi seorang pengusaha amatlah cukup tinggi sampai harus mengorbankan waktu demi berwirausaha. Nasi memang sudah menjadi bubur waktu pun semakin berputar tak bisa diputar balikkan.

Tetapi pada awal tahun ini aku mulai mengumpulkan serpihan semangat - semangat kembali untuk meraih puncak kesuksesan perlu keberanian, ketekunan dan kerja keras agar bisa berhasil, jangan sampai mengulangi kesalahan terdahulu.Cukuplah itu menjadi bagian perjalanan saat ini.

Beberapa ikhtiyar terus aku lakukan mencoba berbagai cara melakukan percobaan harus sedikit gila memang dalam melakukan ini,.apa yang aku lakukan saat ini menjadi sebuah ujung penantian dari perjalanan yang telah  di lewati.

Bermula dari jualan roti dengan menggunakan konsep kejujuran, tetapi itu tak berlaku di dalam dunia perkampusan, memang cukup sedih melihat ketika sore diambil uang yang tersisa hanyalah beberapa butir dan fatalnya itu tak kembali modal.

Bagaimana caranya besok bisa jualan lagi?
Itulah yang menjadikan sulit untuk maju dan berkembang.
Tak bisa dipungkir modallah yang mengharuskan.

Mimpi memang harus ada dan terus dipertahankan agar terus bisa dicapai dengan segala usaha dan doa. Semoga tuhan merestui membimbing perjalanan ini untuk sampai pada puncak kesuksesan. Amin

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa