Jika dipikir-pikir tidak kerasa waktu cepat berlalu ... padahal terkadang masih berpikir baru kemarin sore datang ke kampus saat ini setelah menyelesaikan urusan daftar ulang, beraktivitas dan lirik kanan-kiri.
hmmm sekarang saatnya anda bertransformasi menjadi makhluk yang penuh tekanan ... kenapa ? Ya karena akan menjadi Mahasiswa Semester Akhir :)
Tingkat akhir bagi setiap mahasiswa pastinya menjadi momok yang begitu krusial, bagaimana tidak setelah menempuh pendidikan selama sekian tahun, Mahasiswa akhirnya dihadapkan pula pada titik puncak perjuangan, hari-hari yang akan merekan pertaruhkan untuk mimpi, cita, serta harapan yang disematkan dalam pundak mereka.
Bagi saya berada dipenghujung sebagai pelajar yang menyandang status sebagai mahasiswa merupakan sebuah dilema, dilema itu semakin terasa manakala tugas akhir semakin dekat antara menyelesaikan kuliah secepat mungkin dan yang paling sulit tentu keluar dari zona nyaman sebagai mahasiswa serta masih belum ada gambaran mau kemana setelah lulus nanti apakah mencari kerja atau menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Waktu terasa cepat berlalu
Secepat menutup kedua telapak tangan ku
Pola pikir yang semakin terpaku
Ribuan menit terperangkap masa lalu ku
Tertutup masa remaja, terkejar kehidupan nyata
Rasa sesal telah tiba, kemanakah aku selama ini?
Semester akhir kah semua ini?
Waktu terasa cepat berlalu
Secepat menutup kedua telapak tangan ku
Tertutup masa remaja, terkejar kehidupan nyata
Rasa sesal telah tiba, kemanakah aku selama ini?
Semester akhir kah semua ini?
Seakan tak percaya memang. Saya sudah berada di zona merah, karena sudah berada di masa-masa kritis seorang mahasiswa. Saya sudah menjabat sebagai MAHASISWA SEMESTER AKHIR. Nampaknya kegalauan (bukan masalah cewek tapi kuliah) sudah melanda saya. Di mana saya harus bisa mendapatkan title dan ijazah sebagai seorang S.pd. Kalau dihitung-hitung sebenarnya saya harus lulus pada semester ini,
karena secara de facto dan de jure, saya tinggal sedikit mata kuliah tetapi sungguh teramat berat membutuhkan konsentrasi fikiran yang teramat penuh pada semester ini. Beberapa mata kuliah yang yang memiliki jumlah sks yang fantastis berjumlah 4sks di setiap matkul. Seperti di semester ini, saya harus mengulang satu mata kuliah yaitu Mekanika Bahan. Dan semester 8 pun akan semakin tampak pada semester depan nanti perjuangan akan semakin mengurus mental dan materi-materi yang telah tersisa di sekitar ini,
Target saya lulus adalah 4 tahun. Entah itu bisa saya penuhi atau tidak tapi saya yakin bisa, yang jelas harus semangat. Tapi nampaknya semangat itu akan luntur dan mendadak menjadi kegalauan akut ketika saya melihat teman-teman saya sudah berbusana toga dan mendapat gelar S,pd. Iri dengan mereka, teman-teman saya, yang sebentar lagi dapat lulus secara cepat. Lulus dengan mulus, kuliah dengan lancar seperti meluncur di jalan tol. Dan ditambah dengan cumlaude. Bisakah saya? Dapatkah saya? Bussseett!!!
Semoga dengan izin tuhan bisa - bisa saja harus yakin bisa, tanpa sebuah berbicara mengenai skripsi, saya masih berada pada zona kuning. Sebenarnya sudah ada tema yang akan saya angkat yaitu tentang pendidikan di Indonesia. Tidak tahu apakah perjalanan ini akan disudahi atau masih berlanjut, entah berapa lama lagi. Semoga tidak menjadi MADESU.
Iya Skripsi merupakan tugas utama bagi mahasiswa tingkat akhir, seringkali tugas yang satu ini digambarkan dengan sesuatu yang menakutkan dan cenderung kejam, memang tidak berlebihan jika dikatakan demikian karena apabila kita menoleh dari perjuangannya hal ini bukan suatu usaha yang kecil serta memerlukan konsentrasi penuh, fisik, dan ketahanan mental yang prima, terkadang ada yang menggambarkan ketika Dosen merevisi skripsi yang telah kita buat dengan susah payah rasanya tak kalah hebat dengan cinta yang ditolak seperti kata-kata jaman anak sekarang ‘sakitnya tuh disini’, hehehe
Akan tetapi skripsi memberikan hikmah tersendiri dan pelajaran yang sangat bermanfaat, skripsi mengajarkan keteguhan tekad, semangat, pantang menyerah demi menggapa tujuan. Menulis skripsi sebenarnya hal yang paling sulit adalah menaklukan diri sendiri. Ketikan kita menulis skripsi kita harus mampu meredam rasa egoisme diri sendiri dari hal-hal yang menyenangkan seperti biasanya, karena lebih baik kehilangan masa bersenang-senang selama dua bulan ketimbang harus menambah kuliah satu semester. Dan semoga bisa membagaiakan orangtua dan keluarga. Karena mereka telah men-support saya secara mati-matian.
Hari-hari akhir sebagai mahasiswa tentunya menyimpan sejuta kenangan dan akan selalu tersimpan dalam memori yang teramat dalam, jika kita menerawang kembali kebelakang banyak kisah-kisah menarik yang sayang untuk kita lewatkan, masa-masa sebagai mahasiswa perdana, entah itu cerita ospek, masa-masa diperkuliahan, atau masa ketika kuliah kerja nyata yang sebentar lagi tiba penuh dengan nuansa kebersamaan, hingga akhirnya tanpa terasa sampailah dipenghujung perjalanan.
Terakhir, selamat berjuang untuk teman-teman angkatan 2012 satu almamater kampus pendidikan Universitas Negeri Malang!
Cengger Ayam, 25 Agustus 2015
Oky Taqwin Abadi

Salam skripsi buat arek um :-)
BalasHapus