Dalam kerutmu kau sembunyikan lelahmu
Dalam senyum kecilmu kau simpan berjuta bebanmu kami anakmu
tak membuatmu berhenti lanjutkan jejak langkah mu
Ciptakan harapan baru bagi kami anakmu
Berjuta Cacian selalu menyapamu
Sabitan hinaan tak kau perdulikan tujuanmu
Terus melaju langkah telapakmu untuk masa depan kami anakmu
Sabitan hinaan tak kau perdulikan tujuanmu
Terus melaju langkah telapakmu untuk masa depan kami anakmu
Bukan mutiara yang kau harapkan dalam keberhasilanku
Tidak juga Triliyunan kertas bank indonesia yg kau minta dalam keberhasilan kami anakmu
Tidak juga Triliyunan kertas bank indonesia yg kau minta dalam keberhasilan kami anakmu
Ibu bersuara bukan bahagia uang yang bisa bahagiakanku
Tapi melihat senyum tanpa beban kehidupan kalian wahai anakku
Tapi melihat senyum tanpa beban kehidupan kalian wahai anakku
Terima kasih ibu telah lahirkanku korbankan nyawamu
Sadar aku tak mampu membalas semua
Senyummu buat kami anakmu bersemangat nikmati kerasnya dunia.
Sadar aku tak mampu membalas semua
Senyummu buat kami anakmu bersemangat nikmati kerasnya dunia.
Hari ini ternyata ada momen yang berharga lainnya. Tidak hanya merayakan hari Ibu di Indonesia, tetapi ada kejadian-kejadian lainnya di luar sana yang terjadi di tanggal 22 Desember. Terlepas dari kontroversi perayaan hari Ibu dimana sebagian besar orang menilainya tidak baik, namun jika dlihat dari sisi baiknya saya yakin paling tidak hari ini semua ibu akan bahagia karena tiba-tiba anaknya datang, memeluknya, menciumnya, memberikan hadiah sederhana atau bahkan diam-diam mendoakannya untuk menunjukkan rasa terimakasihnya kepada sang ibunda.
Hari ini tepat di tanggal yang sama 22 Desember. Sebenarnya bukan hanya satu kejadian penting yang diperingati di Indonesia. Selain karena memperingati Kongres Wanita Indonesia tahun 1928 tetapi juga ada satu lagi peringatan penting lainnya yang seperti terlupakan. Hari ibu membuat peringatan lainnya seakan tak berarti. Tenggelam dalam suasana hari Ibu yang luar biasa meriahnya di sosial media dan pemberitaan. Wajar saja kalau peringatan lainnya itu tidak banyak diketahui masyarakat Indonesia, karena memang tidak banyak dipublikasikan atau diberitakan di media.
Tanggal 22 Desember , sebuah surat Keputusan Pangad No.1056/12/1960 tanggal 21 Desember 1960, melahirkan Corps Wanita Angkatan Darat atau istilah saat ini adalah KOWAD (Korps Wanita Angkatan Darat). Entah kenapa akhirnya bukannya diperingati setiap tanggal 21 Desember sebagai hari lahir KOWAD justru disamakan dengan Hari Ibu yaitu tanggal 22 Desember. Latar belakang peringatan Hari KOWAD pun sebenarnya sama dengan Hari Ibu yaitu dalam rangka mengenang Kongres Wanita Indonesia 22 Desember 1938 dimana pada tanggal tersebut, kaum cendikia dan pejuang perempuan menetapkan Hari Ibu untuk pertama kalinya. Lebih tepatnya awalnya adalah Kongres Perempuan Indonesia 22-25 Desember 1928 di Yogjakarta.

0 komentar:
Posting Komentar