Kamis, 17 September 2015

Bangun Mimpi Lewat Kelas Inspirasi Ngawi


Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukan dunia, berlarilah, tanpa lelah, sampai engkau meraihnya. Laskar pelangi, tak kan terikat waktu, bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwa. Berlarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa, cinta kita di dunia, selamanya (OST Laskar Pelangi - Nidji).

Sudah tahu apa itu Kelas Inspirasi? Secara umum Kelas Inspirasi dapat diartikan sebuah kegiatan dimana para profesional dari berbagai bidang pekerjaan memberikan inspirasi pada anak-anak Indonesia yang masih belajar di Sekolah seperti Sekolah Dasar. Inspirasi yang diceritakan para profesional ini bisa motivasi tersendiri bagi anak-anak Indonesia untuk semangat belajar dan bertindak mewujudkan impiannya.
Berikut ini kutipan dari website kelasinspirasi.org
“Indonesia Mengajar mengundang para profesional yang sukses karena pendidikan untuk turun tangan berbagi cerita dan pengalaman kerja selama sehari di Hari Inspirasi. Cerita tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka. Tujuan dari Kelas Inspirasi ini ada dua, yaitu menjadi wahana bagi sekolah dan siswa untuk belajar dari para profesional, serta agar para profesional, khususnya kelas menengah secara lebih luas, dapat belajar mengenai kenyataan dan fakta mengenai kondisi pendidikan kita.
Diharapkan ke depan, terjalin relasi yang dapat terus menerus mereka pelihara baik untuk kepentingan jangka pendek membangun pendidikan di sekolah tersebut ataupun sekedar berjejaring dan berkomunikasi terus. Hal ini sebagai wujud jendela komunikasi antara profesional sebagai kelas menengah dan dunia pendidikan di SD negeri sebagai salah satu area yang perlu diadvokasi dan dikembangkan terus-menerus.
Kelas Inspirasi ini menjadi solusi bagi para profesional Indonesia yang ingin berkontribusi dengan mengajar di lingkungannya. Hal ini membuka pintu interaksi positif antara kaum profesional dengan SD-SD di Jakarta, khususnya SD Negeri. Partisipasi para profesional tersebut untuk mengambil cuti sehari dan berbagi pengalamannya bersama anak-anak SD, merupakan partisipasi berbasiskan individu, bukan institusi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kesadaran pribadi terhadap pendidikan masih tinggi. Ke depannya, Kelas Inspirasi ini diharapkan mampu mendorong kalangan profesional untuk berperan aktif dalam pendidikan melalui kegiatan serupa.

"Bagi Anda hanya satu hari cuti bekerja, namun bagi murid-murid itu bisa menjadi hari yang menginspirasi mereka seumur hidup. Berbagi cerita, pengetahuan, dan pengalaman untuk menjadi cita-cita dan mimpi mereka."
Sebenarnya program ini adalah program nasional, beranjak dari Program INDONESIA MENGAJAR yang di pelopori oleh Anies Baswedan,intelektual asal Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan. Nah, jika INDONESIA MENGAJAR adalah program / gerakan mengirimkan anak-anak muda terbaik negeri untuk mengajar di Sekolah Dasar selama satu tahun, maka KELAS INSPIRASI adalah turunannya. Dalam satu hari profesional muda diajak untuk saling sharing pengalaman untuk menginspirasi anak negeri. Sehingga, para siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar ini akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar. 

Jangan pernah bertanya apa yang telah diberikannya untuk mu, tapi apa yang sudah kamu berikan untuknya. Ya..., itu kata-kata yang selalu mengusik setiap saat jika mendengar kota perbatasan yaitu ngawi. Dan baru-baru ini sekali lagi saya dibuat kalah langkah dengan yang lain, jujur saya iri dengan meraka, iri dengan semangatnya, iri dengan dedikasinya, iri yang sekaligus bangga buat mereka yang ada di KELAS INSPIRASI.

Memang bukan yang pertama Kelas Inspirasi dilakukan di Ngawi sekarang mengijak tahun kedua pelaksanaannya dulunya hanya 3 sekolah yang tahun ini sudah bertambah 2 jadi total sekolah berjumlah 5.

Agak berbeda kelas inspirasi ini, sebelumnya juga sudah pernah mengikuti tetapi diarea malang raya saat itu mendapat amanah sebagai panitia dan fasilitator. Sedangkan saat mengikuti kegiatan kelas inspirasi ngawi jilid II #KIng2 yang terlaksana pada tanggal 14 September 2015 menjadi relawan fotografer.

Pada saat itu saya teringat sebuah kata mutiara yang umum didengar khalayak ramai “jika berbagi kebaikan, maka kita akan mendapatkan kebaikan”; maka mungkin sama dengan gerakan Kelas Inspirasi ini. Para Profesional yang turut dalam gerakan ini bisa jadi mereka juga mendapat Inspirasi selama proses Kelas Inspirasi ini, kenapa demikian? Bertemu dengan professional lainnya hingga berinteraksi dengan anak-anak di tingkat SD tentu akan menjadi hal yang berkesan ditambah mengetahui perjuangan para professional menghadapai tantangan hidup hingga anak-anak yang masih hijau itu dengan berbagai latar belakang dengan semangat menggebu di sekolah akan jadi inspirasi tersendiri yang berkesan.

Saat ini cukup banyak gerakan perbaikan pendidikan di negeri ini, bukan hanya yang dilakukan pemerintah namun juga masyarakat melalui berbagai organisasi, komunitas atau bentuk gerakan lainnya. Salah satunya adalah Kelas Inspirasi ini.
Dengan perkembangan teknologi diikuti dengan pergantian Kurikulum perlu diikuti dengan cara mengajar dan mendidik yang lebih baik. Kelas Inspirasi bisa jadi salah satu langkah bagus sebagian Profesional yang bidang pekerjaannya bukan jadi guru di sekolah dasar untuk bukan hanya mengajar atau memberikan penjelasan tentang pekerjaannya namun juga berbagi semangat hidup dengan anak-anak itu. Pengalaman sehari mengajar di sebuah sekolah dasar memberikan saya pengalaman berharga, Selingan sehari ini bisa saja menjadi momentum bagi anak-anak ini menjadi lebih baik pun juga bagi para relawan.
Dengan Agenda seperti ini Anak-anak jadi semangat belajar untuk mengejar cita-citanya sedang Relawan bisa Semangat membangun negeri dengan bidang pekerjaannya. Sharing dengan Pihak sekolah membuat saya harus mengucap Terima Kasih untuk para Guru dan Pihak sekolah yang dengan tekun membimbing bibit negeri ini, ternyata saya mendapat cerita berbagai upaya yang dilakukan Pihak Sekolah yang harus kreatif dalam menjadikan pendidikan jadi Terbaik daripada sebelumnya.
Kelas Inspirasi mungkin gerakan sehari untuk mengajar, menginspirasi hingga menanamkan motivasi di anak-anak Sekolah Dasar ini bisa diibaratkan hanyalah percikan air. Dari sini akan banyak orang yang mulai tersentuh untuk peduli akan Pendidikan Indonesia, baik itu Profesional yang terlibat hingga mahasiswa dan pihak sekolah yang turut membantu mensukseskannya.

Orang miskin tidak bisa sekolah, tidak bisa bermain. Orang miskin (harus) sekolah, tidak bisa bermain (tidak punya uang). Orang kaya (harus) sekolah, namun (rata-rata) dibatasi bermain. Orang kaya dan orang miskin seharusnya bisa belajar dan bermain. Sistem pendidikan negeri ini butuh inovasi.

Salut untuk Kelas Inspirasi dan Indonesia Mengajar. Satu hari cuti para profesional memberi manfaat yang luar biasa untuk para siswa, menjadi awal sebuah mimpi dan cita-cita besar bagi penerus bangsa ini.
Ngawi, 14 September 2015
Tertanda Relawan


Oky Taqwin Abadi

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa