Senin, 23 Maret 2015

Oky taqwin #27:Haruskah Seorang Murid dan Guru Berteman di Jejaring Sosial?


Di dunia maya, hubungan murid dan guru sangatlah samar, terutama di jaringan sosial seperti Facebook dan MySpace, dimana orang dewasa dan remaja berbagi cerita di forum yang sama dan saling berhubungan dengan teman kelas, keluarga, dan rekan kerja. Dan bisa jadi kemungkinan bila anak Anda menemukan akun gurunya di Facebook dan mengirimkan permintaan menjadi teman.





















Tapi apakah itu hal yang tepat bila anak Anda berteman dengan gurunya di jejaring sosial? Terrence Jegaraj, seorang senior di Interlochen Arts Academy di Michigan, sering menambahkan mantan guru atau instruktur menjadi teman di jejaring sosial Facebook. "Saya berteman dengan guru - guru saya di Facebook, tetapi ada guru yang memberitahu saya untuk tidak meng-add friend mereka sampai saya lulus," kata Jegaraj.

Banyak guru yang kami tanyakan tetang hal ini, namun pada kenyataannya, mereka enggan untuk berteman dengan siswa di Facebook. Guru dapat menggunakan beberapa situs jaringan sosial, seperti Twitter, untuk memperpanjang diskusi kelas atau menawarkan bantuan pekerjaan rumah siswanya dalam 140 karakter atau kurang. Namun untuk jaringan sosial seperti Facebook dan MySpace dapat menghambat hubungan guru dan murid karena informasi pribadi yang ditampilkan pada profile Facebook dan MySpace.

"Saya rasa siswa dan guru memiliki kepribadian berbeda di kelas dengan di lingkungan luar, dan kedua pribadi tersebut seharusnya tidak disatukan," kata Heather Steed, seorang lulusan dari Florida State University di Tallahassee, Florida. Sebagai mahasiswa, Steed tidak pernah menambahkan instruktur menjadi teman di jejaring sosial sampai ia menyelesaikan kuliahnya.

Siswa mungkin ingin sekali mencari dan berteman dengan guru mereka di Facebook.Namun banyak dari mereka tidak mengerti aturan-aturan tersirat dan batas-batas dalam berhubungan di dunia virtual tersebut. "Saya mengerti mengapa guru- guru saya tidak menginginkan saya untuk menambahkan mereka sebagai teman Facebook sampai saya lulus," kata Jegaraj. "Saya pikir berteman dengan guru di Facebook saat masih berstatus siswa dapat melewati batas hubungan guru dengan murid, dan beberapa guru tidak ingin itu terjadi ketika mereka masih mengajar murid-murid mereka."

Situs-situs seperti Facebook merupakan lingkungan sosial. Guru membimbing siswanya dalam kapasitas profesional, dan menjadi teman dalam jejaring sosial bukanlah bagian dari pekerjaan guru. - See more at: http://www.kesekolah.com/solusi-pendidikan/haruskah-murid-dan-guru-berteman-di-jejaring-sosial.html#sthash.Pazgq5OW.dpuf

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa