Menurut Al-Habib Salim bin Abdullah Asy-Syathiri,ulama'
asli Tarim Hadramaut Yaman. Para Walisongo yang menyebarkan dakwah Islam di
indonesia mereka adalah para 'alawiyin yang datang dari Hadramaut.
Mereka merupakan para dzurriyyat Rasulullah (keturunan
Rasulullah) yang silsilah nya bersambung kepada Al-Imam Ahmad Al-Muhajir.
Silsilah Walisongo sampai kepada Al-Imam As-Sayyid Alwi 'Ammi al-Faqih
al-Muqoddam (paman dari Muhammad al-Faqih al-Muqoddam).
Sayyid 'Alwi ini memiliki 3 putra. dan dari 3 putra
inilah yang meregenerasikan para ulama yang bertebaran ke berbagai penjuru
dunia.
Di antara putra nya itu adalah Sayyid Abdul Malik
Azmatkhan yang kemudian hijrah ke India dan menjadi Raja di sana. Sayyid Abdul
Malik Azmatkhan memiliki putera yang bernama Sayyid Abdullah,dari Sayyid
Abdullah inilah terlahir Sayyid Ahmad Jalaludin. Sayyid Ahmad Jalaluddin
memiliki putera yang bernama Sayyid Husain Jamaluddin, yang selanjutnya
memiliki keturunan penyebar dakwah Islam di Asia Tenggara terkenal dengan
sebutan Walisongo. Majelis
Dakwahnya disebut Majelis Dakwah Walisongo.
Penggagas Walisongo adalah Khalifah Muhammad I
[Kekhalifahan Turki Utsmani] tahun 1404 M/808 H yang awalnya menugaskan
para Ulama mumpuni yang nasabnya sebagian besar dari asal Hadhramaut Yaman
(Azmatkhan Ba'alawi Al-Husaini), namun masing-masing telah berdakwah ke
berbagai penjuru dunia sehingga disebut berasal dari beragam daerah di berbagai
penjuru kawasan Islam. Beliau lantas menugaskan para Dai' tersebut untuk
berdakwah di Asia Tenggara dalam suatu
Majelis Dakwah Walisongo.
Jajaran Walisongo yang paling dikenal masyarakat,
sesuai kawasan lokasi dakwah di pulau Jawa :
Jawa Timur :
5. Sunan Drajat
Jawa Tengah :
8. Sunan Muria
Jawa Barat :




0 komentar:
Posting Komentar