Akhir-akhir ini saya banyak mendengar istilah
‘islam moderat’. Awalnya saya kurang begitu paham dengan apa yang
dimaksudkan oleh segelintir orang yang mengaku sebagai muslim yang
moderat,atau mengambil paham islam yang moderat.
Setelah ditelusuri betul, ternyata pengertian islam
secara moderat yang ditampilkan adalah islam yang ‘diringan-ringankan’
kalau menurut saya. Ringan dalam artian dalamberbagai hal. Mulai dari
cara berpenampilan, tata cara ibadah/ fiqh mualamalah.
Memahami bahasa dengan bahasa terkadang perlu
sedikit pendalaman. Jikalau tidak hati-hati dalam memahami bahasa Quran
dan hadits, tentu pemahaman islam kita akan rancu.
Moderat dalam bahasa indonesia berarti pertengahan atau mudah diterima di semua kalangan. Kata moderat yang dimaksud dalam istilah ini di-claim sebagai penafsiran dari kata ‘al washotiyah’.Kata
ini terdapat dalam hadits yang mengatakan bahwa islam itu adalah al
washatiyah atau islam itu adalah pertengahan. Namun,ternyata makna
pertengahan antara kedua bahasa ini sebenarnya sangat berbeda. Tidak
seperti yang dimaknai secara biasa,yaitu pertengahan.
Memaknai kata pertengan dari kata moderat dan makna kata pertengahan dari bahasa agama sangatlah berbeda. Al
Washotyah atau petengahan dalam bahasa agama berarti mengambil jalan
tengah yaitu mempertimbangkan segala sesuatunya tanpa ada kehendak
mengikuti hawa nafsu disana. Jadi,islam adalah agama pertengahan yaitu
agama yang terbebas daripada mengikuti kehendak hawa nafsu lawwamah, tetapi islam adalah agama yang dituntun oleh ketentuan Allah dan Rasul-Nya.
Salah satu contoh pandangan islam moderat ialah
dalam hal berpakaian. Ada pendapat yang mengatakan bahwa pakaian muslim
itu adalah baju koko, songkok, bahkan jas,kemeja, celana bahan, atau
sekedar berpakaian rapi dan sopan saja. Ini adalah pendapat islam
moderat. Padahal seperti yang disepakati jumhur ulama -yang telah
dicontohkan langsung oleh para salafussalih, pakaian muslim itu adalah
pakaian sunnah yakni contohnya: gamis, jubah, peci, sorban, ridah, serta
dominan berwarna putih.
Begitu juga dengan pakaian muslimah. Pendapat
sebagian besar ulama mewajibkan muslimah agar menutup seluruh tubuhnya,
sehingga cadar dan niqab menjadi wajib. Ini adalah pendapat yang paling
hati-hati. Dengan begini, tidak akan ada lagi fitnah kaum perempuan bagi
laki-laki karena para muslimah sudah tidak lagi memperlihat kecantikan wajahnya. Karena wajah adalah inti kecantikan seorang wanita.
Sebenarnya, masih banyak lagi pendapat yang
‘nyeleneh’ islam moderat terkait dengan berbagai hal. Jikau tidak
berhati-hati betul, seseorang yang mengaku-ngaku muslim moderat bisa
terjatuh kepada talfiq dan berbuat fasik. Semoga islam benar-benar menuntun kehiduapan kita, yang bersifat jauh daripada mengikuti hawa nafsu belaka. Wallahu a’lam

0 komentar:
Posting Komentar