Jumat, 06 Desember 2013

Mengenang Sejarah SMK PGRI 1 NGAWI

A.      Sejarah
Berdiri, menerima siswa baru kelas I pada Juli 1964 dengan nama “STM Persiapan” Ngawi bertempat di Aula milik Pemda Kab. Ngawi selama 2 tahun. Kepala sekolah Bapak. R. Samsirmihardjo juga sebagai Kepala sekolah Teknik Negeri (Sederajat SMP) Ngawi dengan guru – gurunya sebagian besar dari guru STN tersebut. Dari tahun ke tahun peminat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya meningkat, sehingga mulai tahun 1968 bekerja sama dengan SMA Negeri Ngawi untuk kegiatan Belajar Mengajar STM Persiapan pada siang sampai sore hari, yang saat ini bernama SMA Negeri 1 Ngawi. Untuk Ketenagaan mengajar, STM Persiapan bekerja sama dengan Jawatan PUK, Jawatan Pengairan, PLN disamping dari guru STN Ngawi. Pada waktu kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Negeri Ngawi Kepala Sekolah dirangkap oleh Kepala SMA yaitu Bapak Martono,BA, sedangkan Bapak R. Samsirmihardjo menjadi Wakil Kepala Sekolah.  Pada saat itu Jurusan yang ada adalah Bangunan Gedung (BG), Bangunan Air (BA). Dan beberapa tahun kemudian seiring dengan animo masyarakat akan jurusan listrik maka STM Persiapan membuka jurusan listrik
                Pada Tahun 1985 Kepala Sekolah (Bapak Martono B.A) diangkat menjadi pengawas DIKMENUM, maka diganti Bapak R. Samsirmihardjo dan Wakil Kepala Sekolahnya Bapak Drs. Warsun Warsono.
Tahun 1988 ada pergantian nama Sekolah dari “STM Persiapan” menjadi “STM PGRI Ngawi”. Pada tahun 1989 ada peraturan bahwa Sekolah Negeri (SMAN) tidak boleh ditempati Sekolah Swasta pada siang hari. Dengan demikian KBM Siswa STM PGRI Ngawi pindah tempat ke SDN Jururejo I, SDN Jururejo II, ada 6 kelas, SDN Jururejo IV ada 5 kelas sedangkan di lokasi sekolah sendiri (yang berada di jalan rajawali 32 beran ngawi) ada 3 kelas, Sehingga jumlah total rombel ada 14 kelas, .
                Dengan Pimpinan Bapak Drs. Warsun Warsono mulai ada peningkatan jumlah siswa dengan Jurusan Bangunan dan jurusan Listrik kemudian Sekolah membuka jurusan baru yaitu Mesin Mekanik Umum (MU), sedangkan Jurusan Bangunan yang semula ada Bangunan Air dan Bangunan Gedung, untuk jurusan Bangunan Air  ditutup karena tidak ada pendaftar atau peminatnya. Pada saat itu Rombongan belajar  mencapai 18 kelas hanya saja sarana praktek dirasakan sangat kurang, hal tersebut mengingat lahan tanah dan ruang belum berkembang preaktek siswa menyewa di BLP Madiun. Dalam perjalanan dan perkembangannya mulai bulan Juli 1991 Bapak Drs. Warsun Warsono diangkat menjadi Kepala SMA Negeri Sine, kemudian ada peraturan bahwa Kepala Negeri dilarang merangkap Kepala Sekolah Swasta meskipun Sore ataupun siang hari.
Pada waktu itu untuk menjadi Kepala Sekolah (STM) sudah diatur Oleh YPLP PGRI Propinsi Jawa timur seperti yang dialami oleh penggantinya yaitu, Bapak Drs. Karjan antara lain :
  1. Masa Kerja di STM Ngawi yang paling lama (Bapak Drs. Karjan menjadi guru di STM PGRI Ngawi sejak     tahun 1969 )
  2. Berlatar belakang Teknik (Bapak Drs. Karjan dari STN Bangunan Gedung, STM N Jurusan Bangunan Gedung dan terakhir sarjana pendidikan).
  3. Harus Memiliki pengalaman di organisasi PGRI ( Untuk Drs. Karjan mempunyai pengalaman sebagai berikut)
-          Menjadi anggota PGRI Sejak menjadi guru tahun 1973
-          Menjadi ketua PGRI Cabang Padas tahun 1980 sampai 1985, kemudian berlanjut ke periode 2 pada tahun 1985 sampai 1990
-          Menjadi Ketua II PD II PGRI Kabupaten Ngawi satu periode tahun 1990 sampai 1995.
Sebelum Bapak Drs. Karjan menjadi Kepala Sekolah STM PGRI Ngawi, juga menjadi Kepala Sekolahan SMP PGRI Padas sejak tahun 1980 sampai 1991.
Sejak diangkat menjadi Kepala Sekolah langkah yang ditempuh untuk kemajuan sekolah antara lain :
  1. Menata Guru untuk aktif mengajar, tepat waktu, tertib tidak terjadi jam kosong, terutama guru – guru pinjaman dari luar.
  2. Menambah fasilitas praktek siswa secara bertahap, menambah daya listirk dari 450 Watt menjadi 33.000 watt, sehingga dapat menghidupkan mesin bubut, pekerjaan las penerangan dan scan komputer.
  3. Menambah lahan yang dibeli dari penduduk sekitar dalam bentuk kaplingan, rata – rata  satu kapling seluas 400 m2. Secara bertahap selanjutnya setiap tambah luas tanah, lalu membangun ruang kelas maupun ruang praktek.
  4. Menertibkan siswa, semua guru yang sudah tertib diberi tanggung jawab masing – masing kelas yang diajarnya  tentang kehadiran, ketertiban sampai kepelunasan uang sekolah setiap bulan. Sehingga menghilangkan kesan “Sekolah Swasta Asal Mbayar Kan Dapat Naik Kelas Atau Lulus Ujian “.
  5. Untuk promosi setiap tanggal 17 Agustus STM PGRI Ngawi mengeluarkan Exposisi dan ikut karnaval, dari situlah masyarakat tahu keberadaan STM PGRI 1 Ngawi.
  6. Awal Jabatan Kepala Sekolah Bapak Drs. Karjan jumlah rombongan belajar dengan jurusan Bangunan, Listrik dan Mekanik Umum ( MU ) dari kelas I sampai kelas III sebanyak  ± 16 kelas.
  7. Jumlah murid selalu berkembang maka lahan dapat bertambah, alat praktek, ruang kelas dan kesejahteraan guru juga menigkat.
  8. Perubahan nama Sekolah juga terjadi dari “ STM PGRI Ngawi “ Menjadi SMK PGRI 1 Ngawi.
Terjadi perubahan istilah dari “ Jurusan “  sekarang “ Kompetensi Keahlian “ antara lain :
  1. Bangunan Gedung Sekarang menjadi Teknik Gambar Bangunan ( TGB )
  2. Listrik Instalasi Sekarang menjadi Teknik Instalasi Tenaga Listrik ( TITL )
  3. Mekanik Umum Sekarang menjadi Teknik Pemesinan ( TPm )
  4. Mekanik Otomotif Sekarang menjadi Teknik Kendaraan Ringan ( TKR )
sesuai nomeklatur sekolah, sekarang ditambah
  1. Teknik Komputer dan Jaringan ( TKJ )
  2. Akomodasi Perhotelan ( AP )

Jumlah rombel setiap Komli tidak sama tapi kondisi tahun 2012 yang ada di SMK PGRI 1 Ngawi
Kelas X dengan 6 Komli tersebut ada 17 rombel
Kelas  XI dengan 6 komli tersebut ada 17 rombel
Kelas XII dengan 5 komli tersebut ada 17 rombel
                                        Jumlah      51 rombel
Sedangkan jumlah seluruh siswa mencapai 2213 anak, kondisi ruang kelas hampir semua lantai dua, untuk praktek ada di lantai bawah ( lantai 1 ) dan teori di lantai 2.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe Biar Jomblo

Contact our Support

Email us: taqwinoky@gmail.com

Metamorfosa